Web Hosting


Indosat Blog Contest (SinyalKuat.co.cc)

Trojan Horse

Hampir semua orang tahu bahaya virus, tetapi ada bahaya lain pada network yang bisa membawa bahaya lebih besar: trojan horse. Trojan bersembunyi di latar belakang dengan membuka port tertentu menunggu diaktifkan oleh penyerang. Trojan yang menginfeksi PC adalah versi server-nya yang akan dikendalikan penyerang lewat versi client-nya. Antivirus kini mampu juga mendeteksi adanya trojan, tetapi paling baik menggunakan scanner yang ditujukan untuk mendeteksi trojan. Berbeda dengan antivirus yang mendeteksi trojan hanya dari file-nya, maka trojan scanner mendeteksi trojan juga dengan melakukan scan terhadap port-port yang terbuka pada PC anda. Trojan tertentu membuka port tertentu sebagai jalan belakang (backdoor) untuk penyerang masuk ke PC anda. Salah satu trojan scanner yang baik adalah Anti-Trojan yang dapat didownload di www.anti-trojan.net.
Anti-Trojan memeriksa adanya trojan dengan melakukan:
• port scanning
• men-cek registri
• men-cek hard disk
yang bila ditemukan adanya trojan, maka anda mempunyai opsi untuk men-delete trojan yang ditemukan. Setelah men-delete trojan tersebut, komputer harus di-boot
ulang. Mengingat virus dan trojan besar sekali kemungkinannya masuk melalui file yang anda download, maka anda perlu mengkarantina hasil download sebelum yakin bahwa program hasil download itu benar-benar aman. Bukan hanya hasil download dari situs-situs hacking kurang dikenal yang bisa mengandung virus atau trojan, hasil download dari situs-situs besar dan terkenal pun tidak lepas dari risiko. Untuk menguji program yang tidak dikenal dapat dilakukan dengan dua cara:
• Sistem operasi kedua
• Virtual sandbox
Pada yang pertama, anda dapat menginstalasi sistem operasi Windows yang kedua pada partisi tersendiri dan menguji program-program yang tidak dikenal hanya pada
partisi ini. Sandbox memonitor dan melindungi komponen-komponen
hardware dan software pada PC anda. Sandbox dapat disetel agar hanya program yang dijalankan di dalamnya hanya mengakses port atau direktori tertentu saja. Sandboxmerupakan salah satu fasilitas yang diberikan oleh eSafe. eSafe merupakan software security yang sekaligus merupakan firewall, anti-virus, dan juga sandbox. Sandbox pada eSafe dapat dikonfigurasi, namun sudah\ terdapat aturan tinggal pakai untuk kebanyakan proses pengujian software:
• Blank. Set of rule kosong yang mengizinkan semua tipe akses, dan hanya melindungi direktori eSafe agar tidak dapat diubah.
• Freeze desktop. Menjaga agar Start menu dan desktop tidak bisa diubah.
• Internet Applications. Melindungi terhadap bahaya yang datang dari Internet. Akses hanya diizinkan ke direktori tertentu, terutama ampuh untuk menghadapi script kiddies.
• Internet Explorer. Mencegah penciptaan script file pada semua drive.
• Netscape. Serupa dengan fungsi pada Internet Explorer.
• Untrusted Applications. Membatasi akses terhadap download, test, dan temporary file. Juga mecegah penciptaan script file berbahaya.

Baca Yang Ini Juga Ya :



Posted in Label: |

0 komentar:

Posting Komentar